Blog

Trik Biaya Iklan Murah Google Ads & Cara Meningkatkan Konversinya

Written by babastudio

Trik Biaya Iklan Murah Google Ads & Cara Meningkatkan Konversinya

Punya perfoma iklan yang bagus adalah idaman setiap orang yang beriklan di Google. Mereka selalu berharap bisa beriklan disana dengan hasil maksimal namun dengan biaya minimal.

Maka dari itu banyak sekali proses optimasi yang perlu dilakukan, sebelum menerapkan langkah optimasi yang ada, ada baiknya kamu mengenal keunggulan dan kekurangan apa saja yang ada di Google Adword.  Sehingga bisa lebih memahami seperti apa cara udah Google Ads bekerja.

 

Keuntungan & Kekurangan Google Adwords

Keuntungan :

 

  • Bekerja efektif di berbagai Medan Digital Marketing, mulai dari Lead Gen sampai E-Commerce

 

  • Lebih mudah melebarkan bisnis dengan Remarketing Audience 

 

  • Display Network yang sangat dominan yang mampu mencapai Return of Investment (ROI) berkali-kali lipat

 

  • CPC yang lebih stabil dan lebih murah, serta bisa diukur dengan mudah

 

  • Tidak seperti FB Ads, Perfomance Google Ads bersifat Liniear

 

 

 

 

 

Kekurangan :

  • Dibutukan keahlian khusus dan lebih banyak latihan ketimbang FB Ads
  • Banyak sekali waktu yang dihabiskan dan managemen kampanye iklan harus di atur dengan serius
  • Berbasis Cookie Based dalam menargetkan audiens

 

Google Holy Grail

Mungkin kamu pernah mendengar kata-kata tersebut. Umumnya, Holy Grail adalah Quality Score yang di nilai oleh Google saat sebelum kamu diperbolehkan memasang iklan di platform mereka.

Quality Score Google di bagi menjadi 3 jenis yaitu :

  • Expected Click Through Rate (CTR)
  • Ad Relevance
  • Landing Page Experience

Ketiga hal ini menjadi tolak ukur yang di pakai Google untuk menentukan boleh tidaknya kamu memasang iklan. Meskipun sudah tergambar jelas, berapa besaran score  yang didapat setiap komponen Holy Grail tepatnya  masih belum diketahui.

Quality Score yang tinggi bisa membuat biaya iklanmu lebih murah, dan mendapatkan lebih banyak konversi ketika ditayangkan.

 

Expected CTR

 

Memulai kampanye di Google Ads, bukan Cuma websitemu saja yang harus di optimasi. Iklanmu juga perlu di optimalkan. Saat membuat kampanye baru disarankan untuk tidak menyisipkan banyak keywor d yang ditargetkan

Dan khusus CTR terdapat 2 trik yang bisa kamu terapkan jika ingin mendapatkan lebih banyak klik.

  1. Gunakan Emoji pada Display Campaign

 

Kamu pasti baru tahu kalo di headline maupun Ad text iklan bisa disisipkan emoji di dalamnya. Google baru-baru ini menambahkan fitur emoji ke dalam elemen di iklannya. Emoji dikenal mampu membuat tampilan iklanmu terlihat lebih menarik saat di lihat oleh user.

ga bsa

Cara menerapkan emoji di iklanmu sangat mudah, kamu tinggal kunjungi http://getemoji.com/ . Copy salah satu emoji yang kamu suka disana, lalu paste di bagian iklan yang kamu inginkan pada menu Edit Campaign.

  1. Manfaatkan Ad Extension

Google memberikan banyak opsi extension yang bisa membuat iklanmu tampil lebih kredibel. Mereka menyediakan jenis-jenis extension seperti :

  • Sitelink Extension
  • Call out
  • Stuctured Snippet
  • Promotion
  • Call
  • Location
  • Price

    Menambahkan Ad extension di salah satu kampanye iklan bukan hanya membuat iklan mu tampil bagus, Extension bisa memberi dampak bagus juga untuk Quality Score terutama dalam hal mendapatkan lebih banyak CTR.

     

    Ad Relevance

    Dalam hal relevansi iklan, ada baiknya ketika kamu mulai beriklan agar hanya menargetkan keyword yang diperlukan saja. Tujuannya supaya mendapatkan score baik dahulu agar biaya iklan CPCmu bisa dipangkas otomatis oleh Google.

    Mulai dengan menginput beberapa keyword yang memiliki volume search tinggi, dan tunggu hasilnya. Kalo Score Relevancy mu bagus barulah mulah menambahkan beberapa keyword lagi.

     Baca Juga :

    cara memanfaatkan digital marketing untuk bsnis

  • Landing Page Experience

    Kamu bisa melakukan hal berikut untuk mendapatkan hasil Quality Score yang bagus pada bagian Landing Page Experience :

    • Optimasi website agar tampil responsive baik itu di versi desktop, mobile, dan tablet
    • Konten maupun gambar yang ada di website harus relevan dengan apa yang mau di iklankan.

    Disini jadi kamu tidak bisa sewenang-wenang dalam hal menggunakan servis Google. Meskipun kamu bisa membayar Google dengan jumlah yang besar, iklanmu tidak akan boleh tayang kalo di nilai belum optimal oleh Google.

    Optimasi bagian-bagian diwebsitemu terlebih dahulu, tidak masalah walau peringkat websitemu berada di page 5 keatas. Yang terpenting ialah relevan tidaknya dengan apa yang user Google cari.

     

    Optimasi Ads


    Beriklan di Google ada baiknya kalo kamu tidak bergantung pada satu iklan saja. Dalam satu kampanye iklan buat setidaknya 2-3 ad group dengan target keyword yang berbeda satu sama lain.

    Hal ini agar kamu dapat data yang jelas mana iklan yang memiliki perfoma yang paling bagus. Nantinya data perfoma tersebut tinggal kamu terapkan di iklan baru selanjutnya

    Ada baiknya juga jika kamu memberikan label di setiap iklan, ad group, hingga target keywordnya. Kamu bisa menambahkan label dengan cara :

    1. Pada menu dashboard klik Campaign > Ad Group > Ads & Extension atau Keyword
    2. Centang checkbox yang berada di sebelah kampanye iklan, ad group, atau keyword yang mau kamu beri label
    3. Klik Label dari menu dropdown yang muncul
    4. Untuk membuat Label baru klik New Label. Masukan nama label dan deskripsinya lalu klik Dan Apply label tersebut

     

    Manual / Automatic Bidding

    Ada beragam strategi bidding yang disediakan Google untuk memanage kampanye iklan. Baik itu secara manual atau Otomatis (Smart Bidding).

    Bidding secara manual hanya ditujukan bagi mereka dengan budget terbatas. Ini maksudnya supaya si pengiklan bisa menentukan sendiri berapa lama dan seperti apa iklan Goals iklan mereka nanti di tayangkan. Opsi bidding manual yang tersedia yaitu

    Manual CPC.

    Kamu dengan bebas menentukan berapa biaya per kliknya yang harus dibayar saat ada user yang mengklik iklanmu.

    Sedangkan Otomatis (Smart Bidding) menyerahkan sepenuhnya settingan bid kepada Google. Untuk opsi ini hanya efektif dan direkomendasikan kalo kamu sudah memiliki data laporan perfoma iklanmu sebelumnya

    Sebab Smart bidding mengacu pada perfoma iklanmu sebelumnya, melihat berapa banyak konversi didalamnya. Lalu menyesuaikannya dengan kompetisi iklan yang ada dan menetukan biaya bid yang optimalnya.

    Smart Bidding meliputi :

    • Maximize Click
    • Target Impression Share
    • Target CPA
    • Target ROAS
    • Maximize Conversion

    Perlu diingat kembali bahwa smart bidding sangat bergantung pada data-data yang kamu miliki sebelumnya. Ada baiknya untuk memulai manual CPC sesuai yang di rekomendasikan. Setelah itu baru menggunakan smart bidding dari data yang ada.

    Kalo Quality Scoremu bagus, Rotasi Adsmu baik, dan strategy biddingmu optimal, maka mendapatkan lebih banyak konversi dengan biaya yang sedikit tidaklah mustahil. Hal ini bisa kamu terapkan sendiri selama kamu serius mencobanya.

About the author

babastudio

Leave a Comment

WhatsApp chat